Ingin berlangganan berita dalam blog ini?
Ketik alamat email anda pada kotak di bawah ini


Kelebihan yang Kekurangan

Label: ,

“Juara I Olimpiade Matematika tingkat Provinsi, atas nama Reno dari kelas XI IPA 1.” Begitulah suansa terakhir upacara bendera di SMAN 180 Denpasar saat pengumuman tambahan. Riuh tepuk tangan tak pernah berhenti mengiringi langkah seorang remaja dengan piala kemenangan digenggamannya, yang besarnya hampir setengah badan dirinya. Para guru tak luput memberikan ucapan selamat kepada dirinya. Banyak suara mengelu-elukannya. Tapi, remaja ini hanya tersenyum saja karena dia sudah terbiasa dengan semua ini.

“Sebelum melanjutkan cerita, ada baiknya jika aku mengenalkan diri. Agar tidak seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Namaku reno, salah seorang siswa di SMAN 180 Denpasar. Saat ini aku ada di kelas XI IPA 1, kelas unggulan di SMAN 180. Hampir tiap bulan aku maju ke depan lapangan upacara dengan keadaan seperti ini. Coba bayangkan, olimpiade matematika tingkat apapun sudah pernah aku menangkan. Bahkan medali emas Olimpiade Matematika tingkat Internasionalpun sudah menghiasi lemari kaca di rumahku. Mendapatkan juara dari setiap lomba yang aku ikuti bukanlah hal yang asing lagi buatku. Bukan hanya di akademis, tetapi non-kademis juga. Aku adalah anggota team sepakbola Bali U-18. Gelar pencetak gol terbanyak dan pemain terbaik di berbagai ajang juga pernah aku dapatkan. Tapi di belam benakku, selalu ada yang kurang. Entah apa itu, terkadang aku bingung sendiri memikirkan hal itu.”

Akhir semester ganjil di SMAN 180 sudah dekat, hanya tinggal 5 hari. Ulangan umum suda terlewati. Hanya tinggal menunggu penerimaan rapot saja. Saat berkumpul dengan teman – teman, aku merasakan bagaimana kgelisahan mereka yang was-was jikalau nilai mereka ada yang turun. Aku bisa mengerti bagaimana perasaan mereka, karena setahuku mereka semua sangat berharap bisa masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) melalui jalur PMDK. “Ren, enak ya jadi kamu? Udah pasti juara Umum 1 dan ga seperti kita – kita ini yang mencari PTN, tetapi PTN yang mencari kamu”, kata Angga teman sebangkuku. “Kamu ngomong apa sih? Biasa aja kok”, sahutku. “Ya jelas biasa dong bagi seorang Reno. Siapa sih yang ga kenal Reno di sekolah ini?”, jawab Angga.

Hari sabtu pun tiba. Pembagian rapot segera dilakukan, tapi sebelumnya di adakan apel menjelang liburan, dan di situ namaku kembali di panggil. Kali ini namaku di panggil sebagai juara umum 1 kelas XI IPA. “Tu kan bener, Reno gitu. Ga banget kalo ga dapet juara umum 1”, kata Angga sembari meledekku. “Kamu tu…”, kataku sambil memukul topinya.

Setelah dilakukan apel, semua murid memasuki kelas untuk pembagian rapot. Berbagai raut wajah ada di kala itu. Senang, sedih, bahkan sampai menangis atau marah tanpa sebab. Angga, temanku kali ini sangat senang. Baru kali ini nilai rapotnya tuntas semua. “Wuih, ada peningkatan ni. Traktiran dong. Kan gara – gara aku, nilaimu bisa naik”, godaku kepada Angga. “Iya, iya. Makasi ya Reno. Berkat kamu mau ngajarin aku, nilaiku bisa naik semua. Apalagi matematika, kamu tahu kan nilai terbesarku selama ini berapa? Cm 50, tapi sekarang bisa 70. Bakal aku bingkai rapot ini”, jawab Angga dengan raut yang berseri – seri. “Ya sama – sama, itu semua juga berkat usaha kamu yang uudah mau berusaha”, jawabku sambil tersenyum. “Oya Ren, kamu liburan kemana? Udah ada rencana? Klo belum, ikut keluargaku ke rumah nenek yang di Jogja. Nanti kita bisa jalan – jalan ke Borobudur, Prambanan, Parangtritis atau mau belanja di Malioboro”, ajak Angga kepadaku. Kebetulan liburan kali ini aku sedang tidak ada rencana, jadi aku terima saja ajakan dia. Lagipula keluarga Angga sangat baik terhadap teman – teman Angga. “Ehm, ya deh aku ikut. Kapan berangkatnya?”, tanyaku. “Hari Selasa, kamu siap – siap ya, nanti aku jemput ke rumah”, kata Angga dengan wajah yang masi berseri – seri. “Ga usah, aku aja yang nanti ke rumahmu. Yang perlu kan aku, jadi aku yang datang ke rumahmu” sahutku. “Ya udah klo gitu. Aku tunggu hari selasa jam 8 pagi yaw”. “Sip”.

Hari selasa akhirnya tiba. Aku dan Angga sekeluarga menuju Jogja menggunakan mobil pribadi. Sesampainya di rumah nenrknya Angga, aku sangat takjub dengan keadaan lingkungannya. Benar – benar bersih terawat. Meskipun ini di desa, tapi benar – benar membuat hati tenang. Perasaanku mengatakan bahwa aku akan betah tinggal di sini selama seminggu. Rumah nenek Angga bersebelahan dengan Masjid, jadi suara adzan selalu menggema setiap lima waktu.

Malam harinya, aku di ajak Angga ke masjid untuk melakukan sholat maghrib berjamaah. Setelah selesai sholat berjamaah, ada seorang perempuan yang menghampiri kami di serambi masjid. “Hai Angga, lama ga ketemu ya. Gimana kabarnya?”, tanya perempuan itu. “Oh, Rani. Baik – baik aja kok. Kamu bener Rani kan? Kok berubah banget dari yang aku kenal dulu?” celetuk Angga. Rani hanya membalas dengan senyuman manisnya. “Oya kenalin, ini Reno teman sekolahku. Liburan kali ini dia ikut aku ke sini. Dia murid paling terkenal di sekolahku. Presatasi apapun pernah di raih. Mungkin sama kayak Rani deh”, ucap Angga kepada Rani. Aku yang mendengarnya menjadi risih sendiri dan dengan sengaja aku menginjak kaki Angga. Rani yang melihat keadaan itu hanya bisa menampakan kembali senyum manisnya sambil berkata, “Udahlah Angga, itukan dulu”.

Entah apa yang ada di dalam kepala Angga, tiba – tiba saja di ingin pulang dan meninggalkan aku dengan Rani. “Teman, aku pulang dulu ya. Tadi aku dimintain tolong ama nenek buat mijetin. Kalian ngobrol – ngobrol dulu sana. Biar lebih akrab”, kata Angga. Aku sebenarnya merasa malu, ngobrol ama Rani. Tapi aku juga tidak enak hati meninggalkan dia tanpa alasan yang jelas.

Ternayata Rani orangnya sangat enak diajak ngobrol dan terbuka. Dia tidak canggung dengan orang yang baru dikenalnya. Kami mengobrol selayaknya orang yang sudah saling lama kenal. Tetapi, Rani terus yang memulai topik pembicaraan. Dengan memberanikan diri, aku menanyakan sesuatu ke dia. “Ehm Rani, maaf sebelumnya. Aku mau nanya, tadi kan Angga sempet bilang klo Rani mirip ma Reno. Klo boleh tahu, Rani juga murid berprestasi ya di sekolahnya?”

Rani semakin terlihat cantik dengan senyuman yang kembali muncul. “Gimana ya? I, I, Iya sih, tapi itu udah dulu. Sekarang aku hanya murid biasa. Tapi aku lebih bahagia dengan keadaan yang sekarang, daripada aku yang dulu”., jawabnya agak malu – malu. “Kok bisa?”, tanyaku segera. “Ehm, gini lo ceritanya…” beberapa saat Rani terdiam sambil menghela nafas, kenudia dia tersnyum dan mulai bercerita. “Aku dulu sekolah di SMP paling favorit di Bandung. Murid berprestasi sudah melekat kepadaku. Juara di berbagai lomba, juara umum sekolha, bahkan ketua OSIS juga pernah aku alami. Memang, kalo di pandang ma teman – teman, itu terlihat sangat hebat. Tapi, aku sendiri yang mengalami justru merasakan kebalikannya. Untuk menjadi juara kelas, aku harus terus-terusan belajar. Hampir tidak ada waktu untuk bermain dengan teman – temanku. Setiap hari les. Apalagi jika ada lomba, waktuku makin banyak tersita. Terlebih saat menjadi ketua OSIS. Aku benar – benar merasa tertekan. Awlanya aku memang merasa senang, bisa menjadi siswi teladan di sekolah favorit seperti itu, tapi lama kelamaan aku mulai merasakan bahwa aku tidak merasa bahagia. Saat aku merenung, apa yang salah pada diriku akau selalu bertanya, aku sudah mendapatkan semua yang murid – murid lain inginkan. Juara kelas, juara berbagai lomba, bahkan ketua OSIS. Sebenarnya apa yang belum aku dapatkan? Di saat itu aku tersadar, siapa yang memberika aku hidup yang tak pernah kekurangan ini, untuk apa aku hidup, apakah sebenarnya tujuanku hidup. Apakah aku bisa hidup bahagia dengan semua yang aku dapatkan selama ini tanpa pernah ingat siapa sebenarnya yang membuatku menjadi seperti ini? Apakah aku bisa hidup bahagia jika aku dinaggap siswi hebat oleh orang lain? Apakah hidupku hanya untuk mencari nilai dari sebuah pelajaran? Aku tersadar, selama ini aku kehilangan Tuhanku”, dia berhenti sejenak,lalu melanjutkan ceritanya kembali. “Tuhan telah menegurku dengan semua prestasi yang aku dapatkan, Dia mengujiku dengan semua kelebihan yang di berikan kepadaku. Tapi aku tak pernah mendengar tegurannya itu. Awalnya aku benar – benar menyesalinya. Tapi kemudian aku juga berpkir, untuk apa menyesal, semua udah terjadi. Klo aku terus menyesali, semua yang sudah terjadi juga tidak akan pernah berubah. Yang perlu kulakukan sekarang adalah memperbaiki diriku untuk ke depnnya. Untuk itu, saat aku lulus SMP, aku pergi ke desa ini untuk melanjutkan sekolah. Aku bisa menemukan lingkungan baru dan menjadi diriku yang baru. Aku sekarang lebih bahagia dengan keadaan yang seadanya seperti ini”, di mengakhiri ceritanya dengan berkaca – kaca tetapi dia tetap berusaha tersnyum. Aku yang dari tadi terpaku mendengar ceritnya, ikut merasakan apa yang pernah dia rasakan. Ternyata memang benar kata Angga, Rani mirip dengan aku, Reno.

Tak kusangka, waktu sudah menunjukan pukul 9 malam, akhirnya kami berdua pulang. “Wassalamualaikum, Reno. Senang bisa cerita banyak ma kamu”, kata Rani kepadaku. “Walaikumsalam. Makasi juga, Rani udah mau bercerita banyak ke Reno”, jawabku. Saat tiba di rumah Angga, aku terus teringat akan cerita Rani tadi. Bahkan, aku sampai tak bisa tidur. Aku terus merenung. Akhirnya aku sadar, selama ini yang kurang dari dirku adalah, TUHAN. Selama ini aku juga telah kehilangan Tuhanku. Selama ini mata hatiku tertutup oleh kehidupan duniaku. Sholat hanya kau lakukan jika sempat, membaca Al-Quran hanya aku lakukan 2 kali sebulan. Mungkin yang rutin hanya sholat Jumat. Sebelum semuanya berlanjut menjadi lebih buruk, aku harus merubah diriku sejarang juga,. Mulai detik ini, aku harus bisa jadi diriku yang baru. Aku memulainya dengan sholat tahajud malam sambil bertobat denagn sebenar-benarnya tobat kepada Tuhan.

Liburan telah usai, aku kembali ke Denpasar. Kemudian aku menceritakan apa yang aku dapatkan selama liburan. Yang terpenting adalah, aku mengutarakan rencanaku kepada kedua orang tua, bahwa aku ingin pindah sekolah ke tempat yang benar –benar baru untuku. Dimana aku tidak tahu lingkungan di sana, dan lingkungan di sanan tidak tahu bagaimana latar belakngku. Orang tuaku sangat bahagia mendengar semua penjelasanku. Dengan ikhlas mereka membiarkanku pindah sekolah. Sekolah yang aku pilih adalah sama dengan Rani. Aku masi ingin banyak belajar darinya untuk merubah hidupku.

Aku telah berpindah sekolah, dari yang mewah ke sekolah yang sederhana. Aku telah melepas diriku yang penuh prestasi menjadi murid biasa. Aku berharap semoga aku bisa menemukan arti kehidupan sejati untuk diriku sendiri. Tuhan, tolong bimbinglah aku untuk kembali ke jalan yang benar, menuju jalan-Mu.


Hidup ini indah Bila aku selalu Ada di sisi-Mu disetiap waktuku Hingga aku hembuskan nafas yang terakhir Dan akhirnya Kita bertemu Dalam awal dan akhir Maafkanlah selalu semua salahku Karena Kau memang pemaaf Dan aku hanya, manusia
(Baca Selengkapnya..)

Dasar HTML

Label:

Mempelajari HTML tidaklah sesulit mempelajari Bahasa Pemrograman. Mempelajari HTML Sangatlah menarik. Ada beberapa pertanyaan yang bisa memnadu kita untuk mempelajari HTML tingkat dasar, yaitu:

  • Apa pengertian singkat dari HTML ?
  • Apa saja software (Editor dan Browser) yang diperlukan dalam membuat website satic ?
  • Bagaimana struktur umum HTML ?
  • Bagaimana langkah-langkah membuat dokumen HTML dengan editor Notepad, dan cara penyimpananya ?
  • Apa sajakah tag-tag yang anda ketahui dan berikan contoh penggunannya (minimal 15 tag) !
Jawabannya adalah:
HTML HTML merupakan singkatan dari Hypertext Markup Languange. HTML digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet. HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Web Editor Web editor adalah software yang di gunatan untuk mengeditatau merubah HTML sesuai dengan keinginan kita. Baik ditambah, dikurangi atapun di ganti. Adapun editor web antara lain:
  • Notepad
  • Notepad ++
  • Adobe Dreamweaver (dulu macromedia dreamweaver)
  • Nambo
  • NVU
  • BubleFish
  • Mozilla Composser
  • Ms. Frontpage
  • Quanta
  • EditPlus
  • dll.
Web Browser Web Browser disebut juga sebagai perambah, adalah perangkat lunak yang berfungsi menampilkan dan melakukan interaksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh server web. Adapun web browser antara lain:
  • Mozilla Firefox
  • Internet Explorer
  • Opera
  • Safari
  • Google Chrome
  • Netscape
  • NetCaptor
  • Lynx
  • iCab
  • NeoPlanet
  • dll.
Elemen Utama dalam HTML

<html>.....</html> Setiap file HTML di awali oleh tag ini dan di akhiri oleh tag penutupnya

<head>.....</head> Tag ini dipakai untuk diisikan informasi dokumen yang diterjemahkan pada browser

Di dalam Tag HEAD, berisi Tag TITLE <title>.....</title> Tag ini ditempatkan pada tag head dokumen html. Browser menampilkan teks yang ada dalam tag ini di bagian titlebar

<body>.....</body> Semua tag dalam elemn tag ini akan diterjemahkan dalam jendela browser, kecuali tag comment

Struktur Umum Penulisan HTML

<html>
<head>
<title>--------</title>
</head>
<body>
--------
--------
--------
</body>
</html>

Pembuatan dan Peyimpanan HTML memlaui Notepad Notepad merupakan salah satu web static editor yang sangat mudah digunakan.Di setiap komputer pasti ada notepad. Caranya adalah:
  • Buka notepad dengan cara: Start --> Accessoris --> Notepad
  • Mulailah mengetik file HTML, dimulai dari menulis Struktur Umum HTML (Penjelasan sebelumnya)
  • Harus teliti dalam menuliskan tag-tag yang ada pada tag body
  • Setelah selesai membuat menuliskan HTML, segera simpan
  • Cari menu bar File --> Save as --> Ketikkan nama file dan ganti ekstensi .txt menjadi .HTML
  • Pilih tempat penyimpanan, lalu tekan save
  • Untuk melihat hasil, buka file berekstensi .HTML tersebut dengan web browser
  • Jika ada kesalahan, edit file HTML tadi
  • Carnya, klik kanan file HTML tersebut --> open with note -->notepad
  • Setelah selesai di edit, save file tersebut, dengan cara file --> save atau (Ctrl+S)
  • Lihat hasilnya pada web browser. Untuk melihat perubahan dari sebelumnya, tekan tombol F5
Cukup mudah bukan? Silahkan mencoba.
Contoh TAG HTML yang umum di pakai, antara lain:

<!--.....--> Memberi komentar atau keterangan. Kalimat yang terletak pada tag kontiner ini tidak akan terlihat pada browser contoh penggunaan: <!--Bagian ini tidak akan muncul dalam browse--> hasil:

<a href>.....</a> Membuat link ke halaman lain atau ke bagian lain dari halaman tersebut contoh penggunaan: <a href=www.google.co.id >menuju ke www.google.co.id</a> hasil: menuju ke www.google.co.id

<b>.....</b> Membuat teks tebal contoh penggunaan: <b>Teks bercetak tebal</b> hasil: Teks bercetak tebal

<br> Fungsinya seperti tombol enter pada keyboard contoh penggunaan: Teks 1<br>Teks 2 hasil: Teks 1
Teks 2

<blink>.....</blink> Membuat teks berkedip contoh penggunaan: <blink>Teks berkedip</blink> hasil: Teks berkedip

<center>.....</center> Membuat teks atau gambar rata di tengah contoh penggunaan: <center>
Teks rata di tengah
Bukan rata kiri
Ataupun rata kanan
</center> hasil:

Teks rata di tengah
Bukan rata kiri
Ataupun rata kanan

<h1--h6>.....</h1--h6> Digunakan untuk menentukan Ukuran teks
Ada 6 jenis, yaitu: h1, h2, h3, h4, h5, h6 contoh penggunaan: <h1>Teks dengan h1</h1>
<h2>Teks dengan h2</h2>
<h3>Teks dengan h3</h3>
<h4>Teks dengan h4</h4>
<h5>Teks dengan h5</h5>
<h6>Teks dengan h6</h6>
hasil:

Teks dengan h1


Teks dengan h2


Teks dengan h3


Teks dengan h4


Teks dengan h5

Teks dengan h6

<hr> Membuat garis heading contoh penggunaan: <hr> hasil:


<i>.....</i> Membuat teks bercetak miring contoh penggunaan: <i>Teks bercetak miring</i> hasil: Teks bercetak miring

<marquee>.....</marquee> Membuat teks berjalan contoh penggunaan: <marquee>Teks berjalan</marquee> hasil: Teks berjalan

<p> Menganti paragraf contoh penggunaan: -----(teks 1)
-----(teks 2)
-----(teks 3
<p>
-----(teks 4)
-----(teks 5)
-----(teks 6) hasil:

-----(teks 1)
-----(teks 2)
-----(teks 3)

-----(teks 4)
-----(teks 5)
-----(teks 6)

<u>.....</u> Membuat teks bergaris bawah contoh penggunaan: <u>Teks bergaris bawah</u> hasil: Teks bergaris bawah


Beberapa TAG HTML yang lain:

<a name> Membuat nama bagian yang didefinisikan pada link pada halaman yang sama

<applet> Sebagai awal dari Java applets

<area> Mendefinisikan daerah yang dapat diklik (link) pada image map

<basefont> Membuat atribut teks default seperti jenis, ukuran dan warna font

<bgsound> Memberi (suara latar) background sound pada halaman web

<big> Memperbesar ukuran teks sebesar satu point dari defaultnya

<caption> Membuat caption pada tabel

<comment> Meletakkan komentar pada halaman web tidak akan nampak pada browser

<dd> Indents teks

<div> Represents different sections of text.

<embed> Menambahkan sound or file avi ke halaman web

<fn> Seperti tag <a name>

<font> Mengganti jenis, ukuran, warna huruf yang akan digunakan utk teks

<form> Mendefinisikan input form

<frame> Mendefinisikan frame

<frameset> Mendefinisikan attribut halaman yang akan menggunakan frame

<img> Image, imagemap atau an animation

<input> Mendefinisikan input field pada form

<li> Membuat bullet point atau baris baru pada list (berpasangan dengan tag <dir>, <menu>, <ol> and <ul> )

<map> Mendefinisikan client-side map

<nobr> Mencegah ganti baris pada teks atau images

<noframes> Jika browser user tidak mendukung frame

<ol> Mendefinisikan awal dan akhir list

<pre> Membuat teks dengan ukuran huruf yg sama

<script> Mendefinisikan awal script

<table> Membuat tabel

<td> Kolom pada tabel

<tr> Baris pada tabel

Dan masih banyak tag HTML yang lainnya. Semoga artikel ini bisa membantu dan bermanfaat dalam mempelajari dasar HTML.
(Baca Selengkapnya..)

Wireless LAN

Label:

Saat ini, setiap orang sudah bisa menikmati fasilitas Internet melalui HotSpot. ada yang disebut jaringan nirkabel 802.11g. Kita telah mengetahui dan mengenal tentang Local Area Network (LAN), dimana ia merupakan jaringan yang terbentuk dari gabungan beberapa komputer yang tersambung melalui saluran fisik (kabel). Seiring dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan untuk akses jaringan yang mobile (bergerak) yang tidak membutuhkan kabel sebagai media tranmisinya, maka muncullah Wireless Local Area Network (Wireless LAN/WLAN). Pengantar Jaringan Wireless LAN ( Jaringan lokal tanpa kabel Jaringan lokal tanpa kabel atau WLAN adalah suatu jaringan area lokal tanpa kabel dimana media transmisinya menggunakan frekuensi radio (RF) dan infrared (IR), untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area disekitarnya. Area jangkauannya dapat berjarak dari ruangan kelas ke seluruh kampus atau dari kantor ke kantor yang lain dan berlainan gedung. Peranti yang umumnya digunakan untuk jaringan WLAN termasuk di dalamnya adalah PC, Laptop, PDA, telepon seluler, dan lain sebagainya. Teknologi WLAN ini memiliki kegunaan yang sangat banyak. Contohnya, pengguna mobile bisa menggunakan telepon seluler mereka untuk mengakses e-mail. Sementara itu para pelancong dengan laptopnya bisa terhubung ke internet ketika mereka sedang di bandara, kafe, kereta api dan tempat publik lainnya. Spesifikasi yang digunakan dalam WLAN adalah 802.11 dari IEEE dimana ini juga sering disebut dengan WiFi (Wireless Fidelity) standar yang berhubungan dengan kecepatan akses data. Ada beberapa jenis spesifikasi dari 802,11 yaitu 802.11b, 802.11g, 802.11a, dan 802.11n seperti yang tertera pada tabel berikut : IEEE 802.11a adalah sebuah teknologi jaringan nirkabel yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari standar IEEE 802.11 yang asli, namun bekerja pada bandwidth 5.8 GHz dengan kecepatan maksimum hingga 54 Mb/s. Metode transmisi yang digunakan adalah Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM), yang mengizinkan pentransmisian data secara paralel di dalam sub-frekuensi. Penggunaan OFDM memiliki keunggulan resistansi terhadap interferensi dengan gelombang lain, dan tentunya peningkatan throughput. Standar ini selesai diratifikasi pada tahun 1999. IEEE 802.11b merupakan pengembangan dari standar IEEE 802.11 yang asli, yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan hingga 5.5 Mb/s atau 11 Mb/s tapi tetap menggunakan frekuensi 2.45 GHz. Dikenal juga dengan IEEE 802.11 HR. Pada prakteknya, kecepatan maksimum yang dapat diraih oleh standar IEEE 802.11b mencapai 5.9 Mb/s pada protokol TCP, dan 7.1 Mb/s pada protokol UDP. Metode transmisi yang digunakannya adalah DSSS. IEEE 802.11g adalah sebuah standar jaringan nirkabel yang bekerja pada frekuensi 2,45 GHz dan menggunakan metode modulasi OFDM. 802.11g yang dipublikasikan pada bulan Juni 2003 mampu mencapai kecepatan hingga 54 Mb/s pada pita frekuensi 2,45 GHz, sama seperti halnya IEEE 802.11 biasa dan IEEE 802.11b. Standar ini menggunakan modulasi sinyal OFDM, sehingga lebih resistan terhadap interferensi dari gelombang lainnya. Sejarah Wireless LAN Pada akhir 1970-an IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate >1 Mbps. Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps. Pada bulan Juli 1999, IEEE kembali mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah kemungkinan terjadinya interferensi dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi sama. Pada saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut. Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi yang diberi kode 802.11g ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan kartu jaringan 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya. Pada tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b, 802.11g. Teknologi yang diusung dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of 802.11n”. MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan peningkatan jumlah klien yg terkoneksi. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati. Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi yg ada disetiap sudut ruangan. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan saudara tuanya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802.11 a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data sebesar 108Mbps. Pada saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut. Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi yang diberi kode 802.11g ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan kartu jaringan 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya. Pada tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b, 802.11g. Teknologi yang diusung dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of 802.11n”. MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan peningkatan jumlah klien yg terkoneksi. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati. Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi yg ada disetiap sudut ruangan. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan saudara tuanya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802.11 a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data sebesar 108Mbp.
(Baca Selengkapnya..)

Komentar Terakhir